Introducing and bring the IT of SMKN 2 Tarakan to you

Tampilkan postingan dengan label Debian 6. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Debian 6. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 September 2014

Perintah dasar dan Direktori

Perintah-perintah dasar
       Karena ini debian(text) kamu membutuhkan perintah-perintah dasar untuk mengutak-atik sistem operasi yang 1 ini. tidak seperti windows yang pengoperasiannya hanya tinggal klik sana-sini. perintah-perintah dasar yang akan sering kamu gunakan adalah sebagai berikut.
1. nano/pico -> adalah perintah untuk mengedit/membuka sebuah file atau folder.(untuk penggunaannya pilih salah satu yang menurutmu mudah di ingat nano atau pico)
2. ls -> atau singkatan dari "list" adalah perintah untuk memperlihatkan isi dari sebuah folder.
3. su -> masuk ke direktori root.
4. cd -> change direktory atau ganti direktori adalah perintah untuk berpidah direktori. kita akan pelajari apa itu direktori lebih lanjut nanti.
5. rm -> singkatan dari remove, gunanya untuk menghapus direktori atau file.
6. mkdir -> singkatan dari make direktory adalah perintah untuk membuat direktori, apa itu direktori? (akan kita bahas di bagian direktori)

Cukup di lihat dan diperhatikan, tidak perlu kamu hafal. karena kita akan sering menggunakannya, cepat atau lambat kamu akan dapat mengingatnya dengan mudah. nah tentunya perintah-perintah nya tidak itu saja, itu hanya sebagaina kecil. Perintah-perintah lain seperti "apt-get" akan kita bahas nanti.

Direktori.
    Direktori itu adalah tujuan , kalau di windows, direktori terlihat seperti berikut.
        dari gambar di atas yang di namakan direktori itu "Logical(D:)", "Task" , "VIB". oh ya Task dan VIB itu merupakan nama folder dan Logical(D:) merupakan partisi.
nah sebenarnya hampir sama dengan windows, debian 6 pun memiliki direktori namun panah segitiganya (perhatikan gambar di bawah ini)

kita ganti dengan "/" misal kamu akan membuka file (KhookieSky.txt) yang berada didalam direktori siswa. maka yang harus kamu lakukan adalah: login debian 6 terlebih dahulu. kemudian, masuk ke root dengan perintah "su" lalu masukkan password root. kemudian ketikkan perintah "nano /siswa/Khookiesky.text". perhatikan, yang pertama kamu ketik adalah direktori terluar kemudian baru filenya. bandingkan dengan windows diatas, misal contoh diatas berada di partisi Logical(D:) nah kalo di debian 6 tadi kamu berada di root (partisi linux) dan sudah masuk dengan perintah "su", nah kalo contoh gambar diatas direktori luarnya Task lalu masuk ke Vib kemudian access pref. dari perbandingan tersebut harusnya saat ini kamu memiliki gambaran tentang direktori di debian 6. Oh ya tidak perlu langsung kamu praktekkan untuk saat ini cukup lihat pahami bagaimana direktori itu. nanti kita akan mempraktekkannya bersama-sama.

berikut perbandingannya agar lebih mudah:
Windows :
 Logical(D:) - Task - Vib - acceess pref
Debian 6 :
root - /siswa/khookiesky


nah sekian pembelajaran tentang perintah dasar dan direktori, dengan ini sesi tanya jawab kami buka, silahkan bertanya...

Jumat, 12 September 2014

Instalasi Debian 6

Langkah-langkah instalasi sebagai berikut:
1. Siapkan dvd installer atau flashdisk bootable.
2. Atur pada bios agar boot prioritas (dvd rom/Usb drive) menjadi yang pertama.
3. Setelah masuk tampilan instaler debian 6 klik install now.
4. Bahasa pilih english, tekan enter. (kenapa harus ingris? kami rasa bahasa universal seperti inggris akan lebih mudah di pahami dari pada bahasa indonesia, karena default nya, sistem operasi ini menggunakan bahasa inggris).

5. Pilih negera atau wilayah, sebagai contoh pilih United States. ( sebenarnya bisa pilih indonesia, dengan cara pilih other - pilih asia - indonesia).
 6. Keboardnya pilih american english.
 7. Berinama hostname kemudian tekan enter. Kita akan membabahas kegunaan dari hostname di postingan yang berikutnya.
 8. Isi domain name kemudian tekan enter. Kita akan membabahas kegunaan dari domain name di postingan yang berikutnya.
 9. Isi root password sebanyak dua kali. tunggu dulu, apa itu root? nanti akan di jelaskan setelah masuk ke tahap pembuatan partisi. oke lanjut
10. Isi nama identitas debian 6 kamu.
12. Isikan username kemudian enter.
12. Pilih time zone, sebagai contoh eastern.
13. Masuk pada menu partisi, pilih manual.
14. Tekan enter pada Free space harddisk kamu.
15. Create a new partition tekan enter.
16. Pilih Size untuk partisi, Partisi yang akan kita buat ini adalah partisi root, nah root ini kalau di windows adalah partisi C, yaitu partisi di mana sistem operasi terinstall dan juga aplikasinya. tentukan sizenya dalam satuan (GB) lalu tekan enter.
17. Pilih Primary tekan enter.
18. Pilih Beginning tekan enter.
19. Perhatikan gambar di bawah, atur berdasarkan gambar di bawah ini.
biasanya yang harus kamu rubah adalah Use as: Ext4 journaling file system(default-nya adalah Ext3 jadi harus kamu ganti dulu)
lalu mount pointnya pilih "/" atau biasa di sebut root. kalu sudah tekan enter pada "done setting to file partition". Nah trus sisa partisi nya di apain dong? nanati akan kita buat partisi swap dan sisanya lagi akan kita biarkan, karena ini baru permulaan jadi kami hanya menjelaskan partisi - partisi utamanya terlebih dahulu. partisi yang lain akan kami jelaskan di postingan kami yang berikutnya.

20. Setelah itu pilih partisi kosong yang ke 2.
21. Tentukan kapasitasnya, untuk yang ke 2 ini kita akan membuat partisi Swap yaitu virtual memory yang berguna bilamana memory Ram terpakai banyak, maka dapat menggunakan memory virtual yang kita buat ini. untuk ukuran usahakan 2 kali dari ukuran ram kamu. kalu sudah tekan enter.
22. pilih beginning seperti tadi, lalu pada menu "Use as:" ganti menjadi swap area.
23. setelah itu pada bootbale flag tekan enter. setelah itu tekan enter pada "done setting"
24. Nah selesai untuk tahap partisi, tekan enter pada "finish partitioning".
25. Tekan yes bila muncul seperti gambar di bawah.
26. nah pada tahap ini, karena kita akan mengintal debian 6 bebasis text, pastikan kamu menghilangkan tanda bintang pada (Graphical desktop environment) dengan cara menekan spasi. lalu tekan enter.
27. nah akan ada banyak jendela bermunculan selama tahap penginstalan, pilih no kemudian enter, sampai muncul jendela seperti di bawah ini. untuk yang satu ini pilih "Yes".
28. tahap penginstalan selesai, berikut tampilan dari debian 6 text.


Nah begitulah cara mengistall debian 6 berbasis text, dengan ini sesi tanya jawab kami buka. silahkan bertanya..

Belajar Debian 6


     Debian 6 adalah salah satu distro linux yang kamu dapat gunakan secara gratis, artinya kamu tidak akan di pungut biaya apapun dan bebas untuk mendistribusikannya kembali. nah di SMKN 2 Tarakan jika kamu memilih jurusan TI, kamu akan memplajari cara membangun server dengan debian 6 (Berbasis Text). kamu akan di ajari cara menginstall os, aplikasi serta belajar perintah-perintah dasar dari debian 6. Berikut daftar isi dari apa yang kamu pelajari,

*klik daftar isi untuk membuka.

1. Menginstall sistem Operasi
2. Perintah dasar dan direktori